DATA INDIKATOR MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN RSUD KABUPATEN KARANGASEM TAHUN 2018

No. Judul Indikator Formula Data
1 Pemenuhan Kebutuhan Darah Bagi Setiap Pelayanan Transfusi Jumlah permintaan kebutuhan darah yang dapat dipenuhi dalam satu bulan ÷ Jumlah seluruh permintaan darah dalam satu bulan × 100% = %

PENGGUNAAN PRODUK DARAH ( IAK )

PENGGUNAAN PRODUK DARAH

 

Analisa :

Trend menunjukan nilai capaian pemenuhan kebutuhan darah bagi setiap tranfusi belum sesuai dengan target yang disebabkan oleh jumlah permintaan lebih besar dari persediaan.

2 Jumlah Kekosongan Stok Obat Esensial

Jumlah stok obat esensial yang kosong (item obat)

JUMLAH KEKOSONGAN STOK OBAT ESENSIAL ( IAM )

JUMLAH KEKOSONGAN STOK OBAT ESENSIAL

Analisa :

Masih adanya kejadian stok obat esensial yang kosong disebabkan oleh penundaan pembayaran kepada penyedia yang mengakibatkan terhambatnya pengadaan beberapa jenis obat esensial disamping beberapa hal terkait dengan kekosongan pabrik.

3

Bed Occupancy Rate (BOR)

Jumlah hari perawatan di rumah sakit dibagi (Jumlah tempat tidur  × Jumlah hari dalam satu periode)] x 100%

BOR ( IAM )

BOR

 

Analisa :

Tren menunjukan laporan mengenai BOR pada ruang rawat inap belum memenuhi target yaitu 60%

4 Tertusuk Jarum Jumlah insiden terjadi pada karyawan RSUD Kabupaten Karangasem

INSIDEN TERTUSUK JARUM ( IAM )

INSIDEN TERTUSUK JARUM

Analisa :

Trend menunjukan Angka kejadian tertusuk jarum masih ada  pada tahun 2018 dengan jumlah 12 orang
5

Mengidentifikasi pasien dengan benar.

Ketepatan identifikasi pasien pada gelang  identitas
Jumlah pasien yang tepat identifikasi pada gelang identitas, berisi 3 (tiga) identitas yaitu nama, tanggal lahir dan nomer rekam medik ÷ Jumlah seluruh pasien yang di-surveydalam satu bulan × 100% = ___%

IDENTIFIKASI PASIEN (SKP I )

IDENTIFIKASI PASIEN

Analisa :

Trend menunjukan pemberian Aspirin 24 jam pertama saat masuk Rumah Sakit pada pasien dengan Infark Miokard Akut sudah sesuai dengan prosedur dimana angka menunjukan dari data yang terkumpul tercapai target yaitu 100% dan ini perlu dipertahankan sesuai dengan target indikator.

6 Instruksi verbal via telepon di luar jam kerja yang di read back dan ditandatangani dalam 24 jam Jumlah verifikasi instruksi verbal via telepon di luar jam kerja dengan readback dari perawatkepada DPJP ditandatangani dalam waktu 24 jam ÷ Jumlah seluruh pelaporan dan instruksi DPJP via telepon di luar jam kerja yang didokumentasikan oleh perawat dalam satu bulan × 100% = ___%

KOMUNIKASI EFEKTIF ( SKP 2 )

KOMUNIKASI EFEKTIF

Analisa : Trend menunjukan menurun pada awal bulan dan meningkat pada bulan berikutnya secara pluktuaktif  hampir mendekati angaka capain / target

7 Meningkatkan keamanan obat-obatan yang harus diwaspadai. Kepatuhan pemberian label obat high alert oleh farmasi Jumlah obat yang diberi label high alert sesuai standar oleh farmasi dalam satu bulan (item) ÷ Jumlah seluruh obat high alert yang dipantau dalam bulan yang sama (item) × 100 = ___%

PENGGUNAAN OBAT HIGH ALERT (SKP 3)

PENGGUNAAN OBAT HIGH ALERT

Trend menunjukan capaian sesuai target terhadap kepatuhan pemberian label obat high alert oleh farmasi dan perlu diertahankan

8 Memastikan lokasi pembedahan yang benar, prosedur yang benar, pembedahan pada pasien yang benar. Kepatuhan pelaksanaan prosedur site marking pada pasien yang akan dilakukan tindakan operasi Jumlah pasien yang dilakukan prosedur site marking dengan tepat dan benar dalam satu bulan (orang) ÷ Jumlah seluruh pasien yang akan dilakukan tindakan operasi dalam bulan yang sama (orang) × 100% = ___%

MEMASTIKAN LOKASI, PROSEDUR , PASIEN PEMBEDAHAN YANG BENAR (SKP 4 )

MEMASTIKAN LOKASI, PROSEDUR , PASIEN PEMBEDAHAN YANG BENAR

Trend menunjukan setiap bulan nilai capain sesuai dengan target yang ditentukan tentang Kepatuhan pelaksanaan prosedur site marking pada pasien yang akan dilakukan tindakan operasi sehingga perlu dipertahankan untuk mutu dan safety patien yaitu 100%

9 Mengurangi risiko infeksi akibat perawatan kesehatan. Persentase kepatuhan petugas kesehatan dalam melakukan kebersihan tangan dengan metode enam langkah dan lima momen Jumlah komulatif kegiatan lima momen petugas yang diawali dengan melakukan kebersihan tangan metode enam langkah yang tepat dan benar dalam suatu periode survey (momen) ÷ Jumlah komulatif seluruh kegiatan lima momen petugas yang seharusnya diawali dengan melakukan kebersihan tangan metode enam langkah yang tepat dan benar dalam periode survey yang sama (momen) × 100% =___%

KEPATUHAN CUCI TANGAN DENGAN 5 MOMENT (SKP 5 )

KEPATUHAN CUCI TANGAN DENGAN 5 MOMENT

Trend mununjukan triwulan I Persentase kepatuhan petugas kesehatan dalam melakukan kebersihan tangan dengan metode enam langkah dan lima moment sudah sesuai dengan target yang ditetapkan,

10 Mengurangi risiko cedera pasien akibat terjatuh Tidak adanya kejadian pasien jatuh yang berakibat kecacatan/kematian Jumlah pasien dirawat dalam bulan tersebut dikurangi jumlah pasien yang jatuh dan berakibat kecacatan atau kematian ÷ Jumlah pasien dirawat dalam bulan tersebut × 100%=___%

MENGURANGI RISIKO CEDERA ( SKP 6 )

MENGURANGI RISIKO CEDERA

Trend menunjukan angka kejadian pasien jatuh yang mengakibatkan kecacatan /kematian tidak ada dengan nilai capaian 100% dan ini perlu di pertahankan untuk mutu dan safety patien rumah sakit

11 Insiden Serius Akibat Efek Samping Obat Jumlah insiden yang diakibatkan oleh respon atau reaksi obat yang merugikan/membahayakan dan tidak dikehendaki, terjadi pada dosis lazim/normal untuk profilaksis, diagnosis, terapi atau untuk memodifikasi fungsi fisiologis

EPEK SAMPING OBAT ( KTD )

EPEK SAMPING OBAT

Analisa :Trend menunjukan masih ada kejadian epek samping obat dan tren menurun pada bulan September samapai desember tahun 2018